logo-hob

Berinvestasi di Alam untuk Ekonomi Hijau

Kelompok Masyarakat & Heart of Borneo

Bagaimana kelompok masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menghijaukan ekonomi? 

Kelompok masyarakat memiliki posisi yang baik untuk membantu pemerintah dan bisnis di tingkat lokal agar lebih memahami kontribusi modal alam bagi perekonomian dan masyarakat, serta terputusnya hubungan alam dan ekonomi. 

Kelompok masyarakat dapat memainkan peran penting dalam mengadvokasi suatu sistem yang menghargai pengelolaan modal alam yang baik dan melibatkan sektor swasta dalam keberlanjutannya. 

Kelompok masyarakat juga berada di posisi yang baik dalam mendukung pemerintah dan masyarakat menuju perekonomian berbasis keanekaragaman hayati. Mereka dapat memainkan peran aktif dalam memberi advokasi untuk menghijaukan sektor konvensional dan sektor inovatif hijau yang baru, serta mendukung pemerintah dalam pelaksanaan solusi lintas sektor di lapangan. 

Bekerja sama menuju masa depan yang bermanfaat bagi semua 

Kelompok masyarakat harus berperan aktif dalam mendukung pemerintah HoB melakukan transisi menuju ekonomi hijau. 

Laporan ini menyoroti langkah penting selanjutnya yang hanya bisa berhasil jika pemerintah HoB, bisnis, kelompok masyarakat dan media–dengan dukungan dari mitra pembangunan internasional– bergabung untuk mewujudkan transisi menuju ekonomi hijau. Tindakan berikut ini penting untuk menjaga momentum dan menjamin komitmen jangka panjang: 

  • Forum Kemitraan HoB yang aktif, dipimpin oleh pemerintah dengan keterlibatan proaktif dari para pemangku kepentingan lainnya; 
  • pembentukan Pusat Keunggulan (Centre of Excellence) HoB , yang dapat memberikan masukan dan dukungan untuk analisis dan menghasilkan bukti empiris; 
  • Penilaian Pertumbuhan Hijau yang komprehensif, dipimpin pemerintah, dan lintas sektoral, yang akan menjadi dasar yang kuat untuk merancang sebuah paket kebijakan terpadu; 
  • sebuah Fasilitas Pendanaan HoB  yang dapat menggabungkan pendanaan dari berbagai sumber dan memungkinkan tersedianya logistik, pengembangan kapasitas, pengumpulan data, pertukaran pengetahuan, pelatihan keterampilan, transfer informasi dan melakukan uji coba.