logo-hob

Berinvestasi di Alam untuk Ekonomi Hijau

Ekonomi hijau untuk kesejahteraan rakyat

Click on the image to see large version

Solusi ekonomi hijau dengan sektor yang spesifik 

Solusi berikut ini dikelompokkan berdasarkan sektor yang spesifik dan bertujuan untuk mengembangkan pendapatan daerah, menghasilkan distribusi manfaat yang lebih luas, dan mengurangi tekanan untuk menebang hutan: 

    • Perusahaan berbasis keanekaragaman hayati yang dikelola oleh masyarakat daerah
      Masyarakat terlibat secara langsung dalam pemasaran produk-produk berbasis keanekaragaman hayati (termasuk agroforestri), sehingga dapat membangun perekonomian lokal, menanggulangi kemiskinan, dan mengurangi tekanan untuk menebang hutan. Contohnya adalah madu, gaharu, manik-manik 'Banuaka', tanaman obat, ikan, coklat, dan beras adan.
    • Bisnis berbasis keanekaragaman hayati di masa depan 
      Termasuk mekanisme berbasis pasar yang mengakui modal alam sebagai aset, sehingga menciptakan nilai keuangan. Contohnya adalah biobank, bioprospeksi, dan perbaikan ekosistem sebagai layanan komersial. 
    • Ekowisata lintas batas
      Strategi terpadu untuk ekowisata lintas batas HoB akan meningkatkan keanekaragaman hayati, mata pencaharian daerah, dan membantu mempertahankan budaya Dayak. 
    • Sektor-sektor hijau yang inovatif
      Termasuk di dalamnya adalah energi hijau seperti tenaga listrik mikrohidro dan teknologi yang mengubah limbah menjadi bahan baku untuk menghasilkan energi atau produk bermanfaat lainnya (misalnya mengolah limbah kelapa sawit untuk energi). 
    • Menghijaukan sektor-sektor berdampak tinggi 
      Sektor berdampak tinggi dalam skala besar, termasuk penebangan, perkebunan kelapa sawit, dan pertambangan memerlukan berbagai investasi untuk meningkatkan keberlanjutan mereka (termasuk pertukaran lahan). Upaya ini perlu didukung melalui insentif jika mengikuti proses sertifikasi dan sesuai standar keberlanjutan yang diakui secara internasional, serta melalui pemberian hukuman bagi praktik-praktik yang tidak berkelanjutan. 

Solusi ekonomi hijau lintas sektor 

Berikut ini adalah intervensi penting di seluruh wilayah yang memerlukan pendekatan kolaboratif antar sektor: 

    • Perencanaan tata ruang berbasis ekosistem yang bersifat partisipatif
      Alat untuk manajemen lanskap ini menggunakan batas-batas ekosistem sebagai faktor penentu, bukan menggunakan batas kabupaten, negara, atau batas-batas administratif lainnya. Dikembangkan secara partisipatif, pendekatan ini bertujuan mencitpakan kehidupan bersama yang harmonis untuk semua makhluk hidup–manusia, tumbuhan, satwa, dan mikroorganisme–bersama dengan lingkungan abiotik. 
    • Pengelolaan daerah aliran sungai terpadu
      Pendekatan ini mendorong pembangunan dan pengelolaan yang terkoordinasi terhadap air, tanah, dan sumber daya lainnya di daerah aliran sungai untuk memaksimalkan perekonomian dan kesejahteraan dan keadilan sosial tanpa mengorbankan keberlanjutan ekosistem vital dan lingkungan. 
    • Memperluas jaringan kawasan lindung dan meningkatkan konektivitas 
      Manajemen yang efektif serta penambahan luas kawasan lindung dan peningkatan konektivitas mereka membantu menjaga integritas ekologi mereka untuk meningkatkan jasa ekosistem sekaligus membantu aliran gen, dan membangun ketahanan terhadap perubahan iklim.